Showing posts with label inna samudra. Show all posts
Showing posts with label inna samudra. Show all posts

Friday, September 11, 2015

5 Penampakan Pocong Paling Populer di Indonesia, Seram Jangan Di Klik !!!

Isu penampakan pocong di Roxy, Jakarta Pusat, bukan kali pertama terjadi di Indonesia. Banyak isu pocong-pocong 'ngartis' lainnya yang terekam dan diekspos media. Hiii seram!

Berikut 5 pocong yang kutip dari detikcom :

1. Pocong Roxy
 
Isu penampakan pocong ini berawal dari seorang anak kecil yang hendak buang air kecil di bawah pohon, Jl Subur Raya, Roxy, Jakarta Pusat, pada malam 1 Suro, Sabtu (26/11/2011). Ia mengaku melihat pocong nangkring di pohon tersebut.
Sambil menangis ketakutan, anak tersebut mengadu kepada warga di sekitar lokasi. Isu ini pun akhirnya merebak hingga ke luar Roxy. Bahkan dikabarkan ada 10 orang yang kesurupan setelah datang ke lokasi pocong tersebut.

2. Pocong Pulogadung
Penampakan pocong di kawasan Pisangan Lama RT 02/012, Kelurahan Pisangan Timur, Pulogadung diakui sempat tertangkap kamera pada (29/9/2011). Pocong tersebut terekam oleh salah seorang anak.
Anak keempat Maulana (45), Syaiful, secara tak sengaja bermain telepon genggam ibunya. Bocah itu bermain-main dengan kamera telepon seluler tersebut. Ia menyorotkan kamera HP tersebut ke luar jendela rumah. Dalam video tersebut terekam sosok pocong yang sedang loncat-loncat. Banyak warga sekitar yang meyakini bahwa rekaman di video itu asli.

3. Pocong Tanah Kusir
Penampakan pocong yang satu ini dikabarkan terlihat di Tanah Kusir II, Kelurahan Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan. Tidak jelas sejak kapan warga melihatnya. Warga mengaku sudah mengalami berbagai kejadian aneh sejak tahun 2000. Heboh penampakan pocong ini baru terekspos pada Senin (12/9/2011).

Akibat merebaknya isu pocong tersebut, warga sekitar Tanah Kusir II rela ronda malam. Namun keberadaan pocong tersebut tidak jelas. Ada warga yang mengaku mengejarnya. Namun setelah dikejar, pocong tersebut hilang di sebuah lapangan terbuka.

4. Pocong Jesika

Masih ingat dengan foto Jesika (5), warga Desa Betung, Kecamatan Abab, Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan? Foto Jesika berfoto bareng pocong ini menggegerkan warga Kabupaten Muaraenim. Foto pocong yang berada di belakang Jesika tersebut tampak jelas.
Foto tersebut diambil teman Jesika dengan menggunakan handphone (HP) pada Kamis 10 Juni 2010. Namun keaslian foto pocong ini langsung dibantah oleh praktisi multimedia Abimanyu Wachjoehidajat.
"Saya zoom ke gambar pocong, dari sisi pocong banyak Image Smudging, gambar diperhalus. Bisa jadi itu gambar berbeda yang disatukan," tutur pria yang akrab disapa Abah ini dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (17/6/2010).

5. Pocong Tuban
Penampakan pocong yang satu ini terlihat pada bulan Mei 2008. Warga Jalan Teluk Bayur, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing Kota Malang, Jawa Timur digegerkan dengan isu pocong yang diduga arwah gentayang korban kecelakaan mobil.
Warga diresahkan dengan adanya kabar kalau pocong tersebut mendatangi rumah-rumah warga. Akibatnya, kampung yang biasa ramai saat malam hari, menjadi senyap. Bahkan ada seorang warga yang jatuh sakit.
Diduga penampakan pocong ini adalah sebuah ritual gaib pesugihan untuk memperoleh rezeki secara singkat.
Hingga saat ini belum ada yang bisa memastikan apakah semua pocong tersebut benar adanya. Masyarakat diminta tidak resah dengan isu pocong apa pun dan di manapun. Apakah ada isu pocong juga di sekitar Anda?

Wednesday, September 9, 2015

Ini Alasan Kenapa Tali Pocong Harus Dilepas, Jika Tidak ini Yang akan Terjadi ?


Jenazah jadi hantu genyangan karena tali kain kafan atau pocong tak dilepas sering dijadikan bahan untuk menciptakan mitos di masyarakat, bahkan beberapa dijadikan inspirasi film horor yang melanggengkan mitos tak dilepaskannya tali pocong.
Lantas bagaimana kajian Islam secara syariah terkait melepas tali pocong setelah jenazah dikuburkan?
Pemahaman itu penting diketahui agar tak menimbulkan mitos atau Khurafat yaitu menghubungkan suatu peristiwa yang terjadi dengan suatu perkara yang menutup akal.
Dikutip dari Nu.online, muslim yang sudah meninggal perlu dilepas semua yang melekat ditubuhnya mulai dari pakaian luar-dalam, sepatu, dasi, alasan sederhana pertama dilepas untuk memudahkan saat jenazah dimandikan.

Kedua, melepas segala keduniaan dengan harapan dilonggarkan dari segala kesulitan. Tak hanya pakaian, perlu juga melepas apa saja yang menggantung, tersemat, atau melingkar seperti kalung, cincin, gelang, atau anting termasuk tali ikat kain kafan.
Dasar seperti apa? berikut beberapa referensi yang membahas soal melepas tali pocong dan tali kafan.
Romli dalam Nihayatul Muhtaj :
“Bila mayat sudah diletakkan di kubur, maka dilepaslah segenap ikatan dari tubuhnya berharap nasib baik yang membebaskannya dari kesulitan di alam Barzah, karenanya, makruh hukumnya bilamana ada sesuatu yang mengikat bagian tubuh jenazah baik jenazah anak-anak maupun jenazah dewasa,”
Terus buat apa melepas ikat tali kafan jenazah anak kecil. Dia kan belum punya dosa? Syekh Ali Syibromalisi dalam Hasyiyah atas Nihayah menyebutkan, mencopot segala ikatan dari tubuh memang tidak mesti bertujuan melonggarkannya dari siksaan dosanya.

Sedangkan Hasyiyah al-Qalyubi I/384 menyebutkan; “Saat diletakkan dalam kubur ikatannya dilepas; artinya tali-tali pengikatnya saja, bukan kain kafannya karena unsur tafaa-ul diharapkan dengan dilepasnya ikatan kafan ‘bencana’ yang ada pada mayat juga terlepas,”
Dikatakan pula’ Dimakruhkan membiarkan sesuatu yang masih terikat ada pada janazah dalam kuburnya. Menurut Pustaka Sunni-Salafiyah;
Satu diantara beberapa tata cara saat menguburkan jenazah yaitu melepas ikatan kafan mayit pada kepala mayit dan membuka kafan yang menutupi pipi mayit lalu menempelkannya ke tanah.