Monday, November 30, 2015

17 Cara Mendidik Anak Yang Baik & Pintar. Ada Bukti Ilmiahnya!

Orang tua mana sih yang tidak ingin anaknya menjadi pintar dan cerdas? Pasti setiap orang tua sangat menginginkan agar anaknya mempunyai otak yang brilian, namun masih banyak diantara mereka yang tidak tahu bagaimana sih cara yang benar mendidik anak agar pintar dan cerdas, dibawah ini ada 17 cara mendidik anak supaya pintar dan cerdas untuk para orang tua yang sayang dan ingin yang terbaik bagi buah hatinya.
1. Beri Minum (Air Susu Ibu ) ASI 
Sudah banyak sekali penelitian yang secara ilmiah dapat membuktikan bahwa air susu ibu banyak mengandung gizi yang sangat mampu meningkatkan kekebalan tubuh dan intelegensi atau kecerdasan otak bayi. Berikan air susu ibu ekslusif pada anak Anda sejak bayi ya.
2. Berbicaralah Dengan Cerdas Terhadap Anak
Sejak anak masih bayi, ajaklah bayi Anda bicara sesering dan sebanyak mungkin. Seorang pemerhati anak asal Sydney University, Ia Dr. Jean Ashton mengatakan bahwa berbicara dengan anak bayi tidak selalu dengan memberikan pujian atau melucu. Saat Anda bicara denganya, bayi akan menjadi pendengar yang baik juga, meskipun mereka tidak bisa menjawab dengan kata-kata atau bahasa kita, namun mereka bisa merespon dengan menggunakan ekspresinya misalnya tersenyum dan berbicara dengan bahasa bayi. Respon ini harus diperhatikan dan dihargai oleh setiap orang tua sebagai bentuk awal bayi untuk belajar berkomunikasi dengan ibunya, ayahnya dan lingkungan disekitarnya. Bisa juga Anda berbicara secara cerdas pada bayi dengan memanggil namanya, bertanya tentang sesuatu dan jangan lupa untuk menggunakan kalimat yang lengkap jangan di gaya gaya.
3. Membacakan Cerita Pada Anak
Menurut seorang pakar Pendidikan Anak, Dr.Rosmarie Truglio, membaca dapat membuat anak mencintai buku serta menajdi lancar membaca untuk anak, menambah pembendaharaan dan kemampuannya dalam kosa kata serta dapat mengembangkan keterampilannya dalam berbahasa. Tidak ada alasan terlalu dini untuk membacakan cerita bagi anak. Sekarang ini sudah banyak sekali buku-buku yang baik dengan warna dan gambar menarik untuk dibacakan pada anak balita.
4. Ikut Bermain dengan Anak
Ikut terlibat saat buah hati sedang bermain dan mengajarkan cara bermain yang benar dapat  juga mempercepat proses belajar pada anak. Potensi sosialnya akan semakin berkembang, dapat mengenali kemampuannya, bakatnya, bahkan minatnya juga kebutuhan emosionalnya. Demikian menurut sang peneliti.
5. Dengan Lagu
Mendengarkan lagu membuat anak anak mempelajari macam-macam bunyi dan menambah perbendaharaan katanya. Pilihlah lagu-lagu dengan syair yang memiliki irama, nada yang unik dan membuat Anda bergerak bersama si kecil seperti lagu cicak-cicak di dinding dan lagu lagu enerjik.
6. Belajar Musik
Sebuah hasil penelitian di Toronto university menyebutkan bahwa anak anak yang belajar musik sangat mudah untuk meningkatkan pembelajaran otak kanannya. Semakin pula banyak dipelajari akan semakin nyata hasilnya. Selain itu juga, hasil penelitian ini juga dapat membuktikan bahwa belajar musik dapat meningkatkan IQ pada anak dan prestasinya di sekolah. Peneliti dari Perancis ini juga menyebutkan bahwa dengan pelatihan musik selama 6 bulan saja bisa memberikan pengaruh pada kemampuan kognitif pada anak Anda.
Selain itu pula, dengan belajar musik, kemampuan membaca anak akan meningkat dan anak akan menjadi mudah dalam menangkap sebuah arah pembicaraan orang lain yang berbicara. Pelatihan musik juga dapat mendorong pengembangan saraf-saraf yang tercermin di dalam sebuah pola tertentu pada gelombang otak anak.
7. Menjaga Kesehatan Anak
Para ilmuwan dari University of Illinois berhasil membuktikan jika adanya korelasi antara kesehatan dengan prestasi anak di sekolah. Ajari anak untuk berolahraga dan beri makanan yang sehat dan gizi yang terpenuhi agar anak tetap sehat.
8. Bermain Games
Sebuah penelitian di University of Rochester menemukan bahwa seorang anak anak kecil yang bermain games lebih besar memilki kemampuan dalam menemukan petunjuk rasa visual dalam dunia belajarnya. Tentu saja ini tidak semua games baik untuk anak, ada games yang membuat anak menjadi keras dan brutal, ada juga yang membuat anak jadi malas. Pilihlah aplikasi games anak yang edukatif, Anda bisa mencari jenis-jenis games yang baik untuk anak via google search.
9. HIndari Junk Food
Junk Food alias makanan cepat saji mengunakan kadar gula dan lemak yang tinggi tidak baik bagi intelegensi anak. Berikan anak makanan yang bergizi tinggi, terutama bagi bayi berusia 2 tahun. Anak harus mengkonsumsi sejumlah zat besi untuk membantu pertumbuhan otaknya. Beri anak asupan makanan bergizi dan tidak juga melupakan sayuran dan buah-buahan.
10. Pupuk Rasa Ingin Tahu Pada Anak
Agar anak anda punya minat dan punya ketertarikan pada ilmu pengetahuan, jelas orang tua harus mengajarkan dan mendidik keterampilan yang baru. Ini dilakukan agar rasa ingin tahu pada anak selalu terjaga sehingga nanti akan ketahuan minatnya yang paling tinggi dibidang apa.

11. Sarapan Pagi
Jangan pernah melewatkan yang satu ini saat anak anak akan berangkat ke sekolah.Sejak tahun 1970, sudah banyak penelitian ilmiah yang membuktikan bahwa seorang anak yang makan atau sarapan di pagi hari memiliki ingatan yang jauh lebih baik dibandingkan dengan mereka yang tidak sarapan pagi. Selain itu, anak anak juga lebih mampu untuk berkonsentrasi pada pelajarannya dan juga membuat anak mampu belajar lebih cepat dan cerdas. Pastikan anak anak sarapan di pagi hari, meskipun hanya dengan sepotong kue atau minum segelas susu, ini akan sangat membantu anak dalam belajarnya.
Sebuah penelitian yang dilakukan di Ulm University Jerman, membuktikan bahwa anak anak atau pelajar yang sarapan di pagi hari memiliki memori yang jauh lebih tajam dan kuat juga lebih waspada dibandingkan dengan anak atau pelajar lain yang tidak sarapan di pagi hari.
anak pintar cerdas
12. Penuhi Asupan Asam Lemak Omega-3 Untuk Anak Anda
Asam lemak omega-3 sangat bermanfaat untuk otak dan dapat mengaktifkan area otak yang berpotensi mendorong peningkatan daya konsentrasi, memori dan juga aspek kognitif lainnya. Berikan suplemen seperti minyak ikan dan makanan-makanan lain yang mengandung asam lemak omega-3 dan juga DHA.
14. Batasi Anak Menonton TV
Membiarkan anak banyak menonton TV merupakan cara mendidik anak yang sangat salah. Banyak menonton TV membuat anak menjadi pemalas, selain itu pengaruh acara TV yang negatif akan meresap pada anak anak. Beri anak jadwal nonton TV dalam sehari sekitar 2 jam saja, itu menurut para ahli psikologi anak.
15. Kehangatan Pada Keluarga
Penelitian juga mampu menunjukkan bahwa kondisi emosional yang hangat dan juga stabil sangat penting dalam perkembangan fungsi kognitif dan keterampilan pada anak. Sebaliknya, anak-anak yang tinggal dan tumbuh bersama orang tua yang berkarakter keras memiliki resiko yang lebih besar pada masalah keterampilan anak anak.
16. Mengenalkan Alam Pada Anak
Menghabiskan waktu di luar rumah juga mampu juga meningkatkan fungsi otak anak, terutama sikap perhatian, daya konsentrasi serta kontrol impuls dan memori pada anak. Alam tampaknya mampu membuat segar otak anak dengan dan juga memberikan kesempatan bagi mental otot untuk beristirahat.
Biarkan anak anda bermain di alam sedikitnya selama 20 menit dalam sehari. Anak bisa menghabiskan waktunya di alam sambil membaca buku di taman atau mungkin bersepeda di jalanan yang ditumbuhi banyak pepohonan atau mungkin juga bermain sepak bola dengan teman-temannya.
17. Berdo’a
Mintalah pada Allah agar anak Anda Anda cerdas dan pintar. Karena semua tips dan usaha yang dilakukan tidak mungkin sukses tanpa kuasa-Nya.
Itulah ke-17 cara mendidik anak agar pintar dan cerdas yang bisa Anda terapkan untuk anak Anda di rumah. Anak yang cerdas dan berakhlak mulia merupakan harapan bagi orang tua dan dunia.
sumber: cintamela http_www_abacaflashcard_info/2015/05/17-poin-cara-mendidik-anak-supaya_html
 

Ini Cara Didik Anak Sebelum Lahir Sampai Usia 18 Tahun, Anjuran Nabi

Salah siapa jika Anak tumbuh nakal, mental buruk? semoga orang tua tidak salah mendidik anak, mulai dari rahim sampai usia 18 tahun.

Ada beberapa tahap mendidik anak pada masa tersebut seperti dianjurkan Rasulullah SAW.
Berikut ini, tahap mendidik tersebut, seperti dilansir Keluargacinta.com dari buku Athfalul Muslimin Kaifa Rabbahum Nabi al Amin karya Jamal Abdurrahman:

Tahap 1, Sebelum Anak Lahir Sampai Usia 3 Tahun.

Mendoakan calon bayi
Mendoakan dan memberikan perhatian saat anak dalam kandungan
Mendoakan saat bayi hendak lahir
Menyambut bayi dengan azan
Men-tahniq bayi
Mengajarkan atau memperdengarkan zikir dan doa kepada bayi
Mengeluarkan zakat (fitrah) sejak ia lahir
Menyayanginya
Memberinya nama yang baik pada usia 7 hari
Melaksanakan aqiqah pada usia 7 hari
Mencukur rambutnya dan bersedekah setara dengan berat rambut pada usia 7 hari
Bercanda dengan bayi
Menyebut anak dalam gelar orang tua
Meng-khitan
Menggendong bayi
Menanamkan tauhid sejak dini
Memperhatikan penampilan dan gaya rambutnya
Mengajarkan cara berpakaian
Selalu menghadirkan wajah ceria kepadanya
Menciumnya dengan penuh kasih sayang
Bercanda dan bermain dengan anak-anak
Memberi hadiah
Mengusap kepalanya sebagai bentuk kasih sayang
Mengajarkan dan meneladankan kejujuran pada anak.

Tahap II: Usia 4-10 Tahun

Membiasakan panggilan kasih sayang dengan nada lembut
Menemaninya bermain dan belajar
Mengajaknya berjalan sambil belajar
Memberikan kesempatan yang cukup untuk bermain
Menghargai permainannya
Menanamkan akhlak mulia
Mendoakannya
Mengajaknya berkomunikasi secara intensif dan minta pendapatnya
Mengajarkan amanah dan menjaga rahasia
Membiasakan makan bersama
Mengajarkan adab makan
Mengajarkan persaudaraan dan kerja sama
Melerai ketika anak-anak bertengkar
Melatih kecerdasannya dengan lomba dan cara lainnya
Memberikan hadiah kepada anak yang berhasil melakukan sesuatu atau berprestasi
Menjaga anak dengan zikir dan mengajarinya berzikir
Mengajarkan azan dan shalat
Mengajarkannya berani karena benar
Jika anak mampu, boleh ditunjuk sebagai imam.

Tahap III, Anak Usia 10-14 tahun

Membiasakan salam
Memberikan makanan dan pakaian yang layak
Membiasakan anak tidur cepat (tidak larut malam)
Memisahkan tempat tidurnya dari orang tua dan saudara yang berbeda jenis kelamin
Mengajari adab tidur
Membiasakan anak menjaga pandangan
Membiasakan anak menutup aurat
Mengajarkan anak tidak menyerupai lawan jenis
Menyayangi, bukan memanjakan
Merawat dan mendoakan ‘ekstra’ saat anak sakit
Meluruskan kesalahan anak dengan bijak
Jika anak melanggar, berikan hukuman mendidik bukan menghukum fisik
Mengajari anak dengan praktek dan keteladanan
Mengajarkan pengobatan alami tingkat dasar
Membangun komunikasi intensif dalam forum keluarga
Mengajarkan dan membiasakan adab masuk rumah
Mengajarkan adab bertamu
Mengajarkan dan membiasakan adab masuk kamar orang tua
Membiasakan anak menghadiri undangan dan bersilaturahim
Mengajarkan anak berbuat baik kepada tetangga
Menjaga anak dari pergaulan buruk
Mengajarkan dan membiasakan adab berbicara
Mengajarkan anak menghormati ulama
Membiasakan anak mengasihi teman
Mengajarkan anak hidup sederhana
Mengajarkan anak berjuang dalam kehidupan, menghadapi ujian dan kesulitan

Tahap IV, Anak usia 15-18 tahun

Memotivasi anak memanfaatkan dan mengoptimalkan waktu pagi
Memastikan anak mengisi waktu luang dengan hal-hal positif
Menguatkan kecintaan kepada Rasulullah dan Al Qur’an
Mengarahkan anak menjadi teladan dalam pergaulan
Mengajarkan kemandirian dan menjauhi kemalasan
Lebih memperhatikan kualitas pendidikan, ilmu dan Al Qur’an
Mengajari anak bahasa asing
Mengenali pola pikir anak
Memberikan nasehat pada momen yang tepat
Mengajaknya rekreasi bersama
Mengajari anak memikul amanah dan tanggungjawab
Memberinya tugas penting
Memupuk militansi dan semangat berjuang
Menumbuhkan semangat berkompetisi
Menanamkan motivasi untuk berhaji
Memahamkan dan memotivasi untuk menikah jika telah memiliki ba’ah

Selamat meneledani. (KeluargaCinta.com).


Tiada Jalan Pintas Untuk Mendidik Anak-Anak

Anak-anak adalah pewaris kepimpinan generasi yang akan datang. Tiada aset yang lebih besar bagi seorang ibu dan ayah selain daripada memiliki anak-anak yang menjadi. Tugas mempastikan bahawa anak-anak ini akan ‘menjadi’ adalah peranan kita semua.

Firman Allah swt yang bermaksud:
“Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah diri kamu dan keluarga kamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (Surah at-Tahrim ayat 6)

Namun kita tidak punyai jalan pintas bagi memiliki anak-anak yang baik dan ‘bermenjadian’. Langkahnya bermula seawal memperbaiki diri sendiri.
  1. Ianya harus bermula dengan membina & memperbaiki diri sendiri.
  2. Kita mesti memilih bakal ibu atau bakal ayah yang berwawasan yang akan bersama mendidik anak-anak.
  3. Pendidikan berpanjangan sepanjang mengandung dan menyambut kelahiran.
  4. Hak setiap anak-anak bagi memiliki nama yang baik.
  5. Setiap anak yang membesar harus dibajai untuk mencintai Allah dan Rasul-Nya dan mencintai ajaran Islam.
  6. Rasa kasih sayang tidak menghalang anak-anak daripada di’hukum’ dengan menghadkan kemewahan kehidupan dan kebebasan globalisasi
  7. Bajet perbelanjaan yang ‘secukupnya’ harus disediakan untuk membesar dan mendidik anak-anak melebihi kos kemewahan kehidupan yang lainnya.
  8. Didik anak-anak dengan memiliki kehidupan yang ber’misi’ dan ber’visi’ agar terus membesar sambil menyumbang terhadap kepedulian umat.
  9. Anak-anak yang soleh dan solaheh serta ‘berkemenjadian’ adalah anugerah Ilahi dan kesungguhan bermunajat kepadaNya seharusnya dilatih agar kita semua berupaya memiliki kemanisannya.
“Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami Imam bagi orang-orang yang bertaqwa,” (Surah al-Furqan ayat 74).
By: Dr Zainur Rashid Zainuddin


Sumber: http_www_islamituindah_my/tiada-jalan-pintas-untuk-mendidik-anak-anak

Mengapa Tak Boleh Ucapkan “Ah” pada Orang Tua?

KITA mungkin belum jadi orang tua. Tapi sudah pasti jadi seorang anak. Sebagai seorang anak hendaknya taat dan hormat kepada orang tua, terutama ibu. Karena kita tidak akan pernah bisa membalas jasa mereka. Namun sayang anak jaman sekarang lebih banyak membantah perkataan orang tuanya dibanding menuruti perintahnya.

Coba kita lihat pengornbanan seorang ibu yang telah mengandung, melahirkan, menyusui serta mendidik kita hingga kita sekarang. Dan ayah yang rela menjadikan kaki sebagai kepala, kepala menjadi kaki. Untuk apaa dan siapa? Untuk kita, ibu tak pernah lelah panas dan hujan dihantamnya.
Allah SWT berfirman:

firman allah

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.” (Q.S Luqman, 31:14).

Berbuat kebaikan artinya kita harus mendengarkan pepatah kedua orang tua, menuruti segala perintahnya, mengagungkan keduanya, menyenangkan hati keduanya, berusaha tidak menjengkelkan keduanya, serta tudak mengeluarkan perkataan yang kasar kepada keduanya.

Allah SWT berfirman: “Dan Rabbmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ah dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: Wahai Rabbku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.” (QS. Al-Israa: 23-24).

Pengakuan dan penghormatan terhadap kedua orangtua disebutkan dalam Al-Qur’an sebanyak sebelas kali; dan dalam tiap kalinya, Allah mengingatkan kepada anak-anak mereka untuk selalu mengakui dan menghargai rasa kasih sayang yang telah diberikan orangtua mereka. Dalam ayat ini, Allah meminta kepada kita untuk mengakui kedua orangtua:

“Dan Kami wajibkan manusia (berbuat) kebaikan kepada dua orang ibu-bapak-nya.” (QS. Al-Ankabut: 8 dan Al-Ahqaaf: 15)

Untuk itu mari kita menghormati serta mendo’akan mereka. Seperti mereka telah menyayangi kita sewaktu kita masih kecil. [santi/islampos/perhiasan]

Sumber: https_www_islampos_com/mengapa-tak-boleh-ucapkan-ah-pada-orang-tua-116770/

Jin Penyebab Terlambat Jodoh dan Rizki Yang Sedikit? Benarkah Dan Bagaimana Menurut Islam? Inilah Jawabannya!

Beberapa kali saya mendapati pertanyaan tentang hal ini yakni klaim sebagian orang bahwa mereka mampu melakukan hal yang sangat ‘luar biasa’ yakni menutup jodoh dan rizki orang lain. Atau pernyataan sebagian orang bahwa jin telah menutup jodoh dan rizki seseorang. Klaim ini terdengar sangat menakutkan terutama bagi orang-orang yang kebetulan sedang mengalami kesulitan rizki, terlilit hutang atau mereka yang kebetulan belum bertemu dengan jodohnya padahal usia telah beranjak semakin tua.

Sedemikian luar biasanya kah kemampuan jin dan dukun itu hingga mampu mencegah datangnya rizki dan jodoh padahal keduanya adalah takdir alias wilayah kekuasaan ALLOH. Mungkinkah jin dan dukun itu mengintervensi kekuasaan Alloh swt ? Disinilah pemahaman dan akidah kita dipertaruhkan.

Baiklah, mari kita lihat penjelasan Al Qur’an tentang fenomena mencegah atau menutup rizki, dan jodoh.
  1. QS. Al Mulk : 21
Atau siapakah yang dapat memberimu rizki jika DIA menahan rizki NYA ? bahkan mereka terus menerus dalam kesombongan dan menjauhkan diri dari (kebenaran).
  1. QS. Al Fajr : 16
Namun apabila Tuhan mengujinya dan membatasi rizkinya, maka dia berkata, Tuhanku telah menghinakanku.
  1. QS An Naba : 8
Dan kami menciptakan kamu berpasang- pasangan.

Jika kita renungkan 3 ayat diatas maka akan terlihat dengan sangat jelas bahwa rizki dan jodoh adalah wilayah kekuasaan Alloh SWT, DIA-lah yang memiliki rizki, DIA yang membagikannya dan DIA pula-lah yang berkuasa menahan atau membatasinya. Demikian juga dengan jodoh adalah kekuasaan NYA. Keduanya mutlak milik NYA tanpa ada yang dapat mengintervensi. 3 ayat diatas sangat gamblang bagi kita.

Fenomena terhalanginya rizki memang benar adanya dan terlihat dari ayat diatas, tetapi yang mampu melakukannya adalah ALLOH SWT, sang Pemilik rizki, bukan jin apalagi dukun. Ayat-ayat tersebut sangat jelas menyebutkan siapa penguasa rizki dan jodoh itu. Kemampuan dukun dan jin untuk menutup rizki tidak pernah disinggung dalam ayat itu atau ayat ayat lain. Karena memang mereka tidak pernah mampu melakukannya.

Terhalangnya rizki, benar adanya dan dijelaskan dalam ayat diatas. Pertanyaannya, mengapa Alloh menutup, menghalangi atau membatasi rizki kita ?

QS  Nuh : 10-12
“Maka aku berkata kepada mereka, ”mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, sungguh, DIA Maha Pengampun.”
“Niscaya DIA akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu”
“Dan DIA memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan kebun-kebun untukmu dan mengadakan sungai-sungai untukmu.”

Ayat diatas menjawab pertanyaan kita mengapa jodoh dan rizki kita terhalang. Ayat tersebut menjelaskan hikmah istighfar dan memohon ampun yakni dapat mendatangkan hujan, mendatangkan rizki, memiliki keturunan, menyuburkan lahan. Intinya adalah kemudahan dan jalan keluar atas permasalahan hidup kita terselesaikan dengan istigfar dan taubat kita.

Jika pemahaman ini kita balik maka sebenarnya yang menyebabkan rizki kita terhalang, munculnya kesulitan hidup adalah karena dosa dan kesalahan kita kepada ALLOH SWT. Jika kita membaca keseluruhan ayat dalam Surat Nuh mulai ayat 1, maka kita akan mendapati bahwa perintah istigfar tersebut karena adanya dosa dan kedurhakaan yang dilakukan oleh umat Nabi NUH as.

Silahkan anda buka kitab kitab para ulama tentang hikmah taubat dan istigfar, maka kita akan menemukan hikmah yang kurang lebih akan senada dengan surat Nuh diatas.
Inilah penghalang rizki yang hakiki. Karena dosa kita-lah, yang membuat Pemilik rizki menahan rizkiNYA.

Lalu bagaimana penjelasan terhadap anggapan bahwa jin dapat menghalangi jodoh dan rizki kita ?
Hhmm..Anda mungkin akan mengernyitkan dahi membaca penjelasan saya setelah ini, atau bahkan tertawa. Iya, karena memang diluar dugaan kita…..inilah yang sebenarnya dilakukan oleh jin itu. Jin itu tidak sedramatis yang kita bayangkan.

1. Menghalangi jodoh

Sebenarnya yang dilakukan jin pada 2 orang laki-laki dan wanita yang akan menikah atau sedang ta’aruf adalah seperti ketika anda sedang dimintai pendapat teman anda tentang wanita yang ingin dinikahinya atau ingin didekatinya. Apakah anda bisa membayangkannya?
Ok contoh riil begini. Teman wanita anda sedang minta pendapat anda tentang seorang laki-laki yang akan meminangnya. Padahal anda menyukai wanita itu, dan anda tidak termasuk orang yang jujur. Kira-kira apa yang akan anda katakan ? saya yakin anda akan mengatakan pada wanita itu bahwa lelaki yang akan meminangnya bukanlah jodoh yang tepat, bahkan bila perlu anda akan menjelek-jelekannya. Intinya agar wanita itu semakin ragu dan mengurungkan niatnya.
Jika anda kebetulan mengenal si laki-laki maka mungkin anda akan mendatangi rumah si laki-laki itu dan berusaha untuk membuat laki-laki tersebut membatalkan pinanganya, dengan cara menyampaikan berita bohong dan keragu-raguan. Targetnya sama yakni si laki-laki itu mengurungkan niatnya.

Nah, pahamkah anda sekarang ?
Jadi, sebenarnya persis seperti itulah yang dilakukan jin untuk menghalangi perjodohan.
  1. jika gangguan jin terjadi pada salah satu, yaitu si lelaki atau wanitanya saja maka jin itu akan berupaya membuat ragu agar pernikahan tidak terjadi, mungkin membuatnya selalu bimbang, membuatnya sulit memahami orang lain hingga sulit berteman, sulit bergaul, lebih nyaman berteman dengan sesama jenis, atau membuatnya tiba-tiba membenci laki-laki yang berusaha mendekatinya.
  2. Jika gangguan jin terjadi pada kedua orang tersebut sekaligus maka jin itu tidak hanya membisikan keraguan tetapi jin itu bisa menampakan diri dalam wajah si laki-laki atau si perempuan sehingga ketika mereka bertemu wajah seolah berubah. Jika jin berulah di tubuh si perempuan maka mungkin si laki-laki akan melihat wajah wanita tersebut aneh atau menakutkan, atau mengeluarkan bau tidak sedap, atau bahkan jin si perempuan itu akan datang dalam mimpi si laki-laki dan jin itu mengancam jika sampai pernikahan terjadi.
jika si laki-laki termasuk orang yang baik dan tidak ada gangguan jin dalam tubuhnya maka laki-laki itu tidak akan melihat penampakan wajah yang dilakukan oleh jin yang ada dalam tubuh wanita itu.
Saya pernah menemui seorang wanita yang salah satu keluhannya adalah wajahnya terlihat tua oleh sebagian orang. Tetapi selama proses ruqyah saya tidak melihat wajah tua itu, wajahnya terlihat biasa saja. demikian pula dengan orang-orang yang hadir didalm ruqyah itu, mereka tidak melihatnya.
Dari kejadian itu saya mengambil kesimpulan bahwa jin lebih mudah berulah pada orang yang sudah ada jin dalam tubuhnya. Oleha karena itu, jika anda seorang wanita yang sedang mengalami gangguan jin, dan suatu saat ada seorang laki-laki ingin melamar anda, tiba tiba dia mengurungkan niat karena melihat wajah anda aneh, atau tiba-tiba ia membenci anda maka bersyukurlah. Karena laki-laki tersebut termasuk mudah dikerjai oleh jin dan kemungkinan besar dalam tubuhnya juga sedang terdapat jin.

Jika kita perhatikan penjelasan diatas maka sebenarnya yang dilakukan oleh jin itu tidak lebih canggih dari yang kita lakukan untuk menggagalkan niat seseorang. Jin itu sama sekali tidak bisa mencegah takdir. Jin itu hanya berupaya agar tubuh yang ditempatinya selalu ragu, tidak mantap, membenci setiap lawan jenis yang berusaha mendekatinya, membuatnya mudah salah paham dengan lawan jenis hingga tidak bisa berteman dengan lawan jenis. Atau dia berusaha menampakan diri pada orang yang berusaha mendekati tubuh yang ditempatinya. Terutama JIKA orang yang ditampaki tersebut sedang mengalami gangguan jin pula. Karena jin jauh lebih mudah menampakkan diri pada orang yang ada gangguan jin dalam tubuhnya.

Namun jika wanita atau laki-laki itu berpegang teguh pada syariat, mengikuti pendapat hasil musyawarah, mengikuti orang tua dan istikhoroh maka pernikahan tetap bisa terjadi walaupun bujukan jin itu tetap ada. Jadi jin itu hanya membisikan sedangkan keputusan ada ditangan wanita atau lelaki itu. Jika pemahamanya kuat, maka dia akan mengabaikan bisikan itu.
Misalnya, bisikan jin dalam batinnya mengatakan batalkan pernikahan, tiba-tiba membenci si pelamar bahkan dia melihat wajah lelaki itu menakutkan. Tetapi semua orang mengatakan bahwa lelaki itu sholih, nasabnya baik, orang tua juga berpendapat baik, musyawarah keluarga mengatakan laki-laki itu baik, semua teman mengatakan lelaki itu baik. Maka jika wanita itu berpegang teguh pada syariat yakni mengikuti hasil musyawarah, maka dia tetap akan menerima lelaki itu menjadi suaminya walaupun bisikan jin itu ingin menggagalkan dan walaupun wajah lelaki itu nampak buruk. Musyawarah adalah bagian dari syariat dan dapat menjadi hujjah / dasar perbuatan sedangkan perasaan tidak dapat menjadi dasar perbuatan. Tentu dengan catatan bahwa musyawarah tersebut dilakukan dengan ikhlas, memohon pertolongan Alloh, jernih, obyektif dan dengan data informasi yang lengkap dan valid.

Jadi kemampuan jin itu hanyalah sebatas memberikan keraguan dalam batin kita sebagaimana bujuk rayu seseorang pada diri kita, dia tidak pernah mampu menghalangi jodoh kita dalam arti sebenarnya. Karena jodoh adalah ketetapan dan kekuasaan ALLOH SWT.

2. Menghalangi rizki

Jika kita memahami pembahasan diatas maka kita akan memahami cara kerja jin untuk menghalangi rizki kita. Cara kerjanya sama seperti menghalangi jodoh.
Jin itu berupaya membisikan keraguan, kebimbangan dalam melangkah dan memulai usaha, sulit untuk berpikir jernih dalam mencari rizki, ada dorongan sangat kuat untuk mencari rizki dari kerja yang haram, sulit bergaul, sulit konsentrasi, mudah putus asa, fisik lemah, mudah salah paham, mendorong agar tidak amanah, dan lain-lain. Intinya jin itu berupaya agar kita lemah dalam berikhtiar mencari rizki.

Jadi itulah ulah yang dilakukan jin, sungguh mereka tidak pernah bisa menghalangi rizki kita dalam arti sebenarnya. Karena rizki ada dalam kekuasaan NYA. Maka jika kita sedang menghadapi kesulitan, sebenarnya bukanlah ulah jin tetapi mungkin karena ada dosa dan kedurhakaan kita kepada sang Pemilik Rizki baik dosa yang kita sadari maupun tidak kita sadari. Langkah terbaik adalah memperbanyak taubat dan istighfar BUKAN melakukan ritual tolak bala, ritual membuang sial, ruwatan atau menggunakan jimat keberuntungan.

Dengan memahami ini, saya berharap kita tidak lagi menganggap jin (syetan) dan para sekutunya (dukun) adalah makhluk yang memiliki kemampuan luar biasa hingga bisa melampaui wilayah kekuasaan Alloh SWT. Mari kita pahami bahwa mereka tidak lebih adalah makhluk berakal yang masih memiliki keterbatasan sebagai makhluk. Diantara jin itu ada yang beriman dan ada pula yang durhaka sebagaimana manusia.

Kuatkanlah pemahaman kita tentang akidah yang lurus, berkomitmen terhadap pengamalan syariat dalam kehidupan sehari – hari, dan selalu gunakan akal yang jernih untuk memutuskan sesuatu. Semua ini adalah benteng untuk mengatasi bisikan dan tipu daya syetan.

Wallohu a’lam.
Semoga bermanfaat

Sumber: http_www_siraman_com/berita/jin-penyebab-jodoh-yang-tak-kunjung-datang-dan-rizki-yang-sedikit-inilah-jawabannya_html

Saturday, November 14, 2015

Mengapa Banyak Istri Bekerja Namun Keuangan Keluarga Tetap Kurang?

Sahabat Ummi, ada pertanyaan menggelitik yang terlihat membingungkan namun sebenarnya bisa mudah terjawab jika kita mengetahui kunci rumusnya: Mengapa Banyak Istri Bekerja Namun Keuangan Keluarga Tetap Kurang? 

Dewasa ini hampir setiap rumah tangga memiliki suami dan istri yang sama-sama bekerja. Anehnya, banyak yang mengaku kebutuhan terpenuhi saat suami saja yang bekerja, namun ketika istri ikut membantu bekerja di luar rumah malah semakin banyak utang dan merasa serba kurang. Bagaimana bisa terjadi demikian? 

Jawabannya bervariasi sebenarnya, tapi intinya satu:  rumah tangga kehilangan keberkahan. Bisa jadi karena adanya hak anggota keluarga yang terabaikan. 

Apa sajakah hak-hak keluarga yang biasanya terabaikan oleh pasutri yang sama-sama bekerja? 

1. Jika suami yang memaksa istri untuk bekerja membantu keuangan keluarga, padahal sebenarnya istri tidak mau, maka bisa jadi suami telah mengabaikan hak istri.
Cobalah cek kembali, apakah istri ikhlas membantu suami bekerja? Jalan keluarnya hanya 2: mengikhlaskan hati membantu suami atau berhenti bekerja dengan kesepakatan bersama suami.
Percuma bukan jika suami istri bekerja namun keuangan rumah tangga tetap kurang dan bahkan kehilangan keharmonisan karena pasutri sama-sama kelelahan? 

2. Jika istri yang menginginkan karir, dan meminta suami mengizinkannya, namun ternyata banyak melupakan hak-hak anak dan suami terhadap dirinya, maka ini jugalah yang menyebabkan berkurangnya keberkahan rumah tangga. 

Wahai istri, ingatlah bahwa di hari kiamat nanti kita akan ditanya pertanggungjawaban keluarga, jika ada hak suami dan anak yang tidak kita tunaikan bukankah kita menjadi wanita yang celaka?
Berkarir boleh, namun pastikan tak ada hak keluarga yang kita lalaikan tiap harinya.

3. Meningkatnya gaya hidup
Ketika memiliki penghasilan kecil, pasutri biasanya akan berusaha hidup hemat dan prihatin sehingga keuangan keluarga aman terkendali. Namun begitu ada tambahan penghasilan, keinginan pun bertambah... Ingin ini itu banyak sekali.
Peningkatan gaya hidup ini yang membuat berapapun penghasilan yang diperoleh, sudah pasti akan kurang karena minus! 

4. Terjebak riba
Inilah yang menyebabkan riba diharamkan dalam Islam, karena bisa membuat hilangnya keberkahan dalam keuangan rumah tangga. 

Coba cek apakah ada utang rumah tangga yang mengandung riba? Mintalah Allah untuk menutupinya agar keluarga kita terbebas dari jeratan riba. 

Demikian beberapa hal yang bisa menjawab pertanyaan Mengapa Banyak Istri Bekerja Namun Keuangan Keluarga Tetap Kurang? Semoga bisa menjadi bahan introspeksi bersama. 

Sumber: http_www.ummi-online_com/mengapa-banyak-istri-bekerja-namun-keuangan-keluarga-tetap-kurang_html

Inilah Video Penampakan Nyi Roro Kidul Asli di Pantai Pangandaran. Heboh Di Koran Lokal !!!

Beberapa waktu lalu, saya mendapati teman di Facebook men-share sebuah artikel tentang “penampakan Nyi Roro Kidul”. Karena judulnya yang boombastis, sayapun penasaran dan tanpa pikir panjang langsung membukanya. Namun, setelah saya klik rupanya gambar penampakan yang dimaksud adalah hoak, begitupun dengan isi artikelnya yang sangat mengada-ada. Akibat kejadian itu, saya pun jadi penasaran pada sosok Nyi Roro Kidul. Saya bertanya-tanya, benarkah Nyi Roro Kidul pernah menampakan dirinya? Saya kemudian mencari-cari video atau artikel lain di Mbah Google untuk mencari jawaban, namun tetap hasilnya sama. Penampakan Nyi Roro Kidul saya anggap hanyalah mitos belaka.


Penampakan Nyi Roro Kidul Asli Seminggu berselang, saat saya menjelajahi forum Kaskus, tanpa sengaja saya menemukan sebuah artikel lawas yang membuktikan bahwa penampakan Nyi Roro Kidul memang benar-benar ada. Sebuah foto yang diunggah oleh seorang Kaskuser dengan ID Fauzieuy cukup mengejutkan bagi saya. Foto yang diambil di sekitar Pantai Pangandaran itu memang tampak seperti foto biasa, layaknya sebuah foto keluarga yang tengah berekreasi menikmati aroma pantai yang indah. Namun, jika ditelisik lagi lebih teliti, ternyata ada guratan-guratan halus yang tampak di bagian belakang pria yang paling kanan (baju biru).

Jika diperbesar, guratan halus itu nyatanya membentuk suatu pola bergambar seorang wanita berkebaya hijau dengan dandanan khas seorang ratu. Pola tersebut akan semakin jelas jika gambar dipertajam menggunakan bantuan aplikasi edit foto seperti Photoshop

Saya awalnya mengira bahwa ini juga merupakan suatu bentuk hoax. Di zaman dengan era teknologi yang maju pesat seperti sekarang ini, gambar serupa tentu bisa dengan sangat mudah bisa kita buat. Namun, setelah menelisik testimoni dari beberapa pakar telematika yang langsung berkomentar pada thread tersebut saya jadi sedikit percaya.

Meski sedikit percaya saya masih belum merasa puas. Saya kemudian mencoba membuktikan keaslian penampakan Nyi Roro Kidul dalam foto tersebut melalui kemampuan analisa yang saya miliki. Dan hasilnya mengejutkan. Foto tersebut memang benar-benar asli diambil langsung dari kamera tanpa olah digital sedikitpun. Ini hasil analisa saya:

Saya sendiri meyakini jika memang foto yang di-upload oleh Agan Fauzieuy ini memang asli. Namun, saya sendiri masih menyangsikan bahwa sosok halus yang ada dalam foto tersebut adalah Nyi Roro Kidul sesungguhnya. Pasalnya sosok tersebut tampak begitu biasa, tak terlalu cantik, tak seperti sosok Nyi Roro Kidul yang dipercaya memiliki aura dan wajah yang menawan. Saya juga beranggapan bahwa bisa saja sosok halus yang muncul dalam foto tersebut adalah seorang jin yang menyerupai dandanan ratu. Bukankah jin dan syetan penuh dengan tipu muslihat? Bagaimana dengan Anda? Apakah percaya jika sosok wanita bergaun hijau dalam foto tersebut adalah benar-benar penampakan Nyi Roro Kidul?

Sumber: http_kisahasalusul(dot)blogspot.com/2015/07/penampakan-nyi-roro-kidul-asli-ini_html