Saturday, September 19, 2015

Injil Berusia 1.500 Tahun Nyatakan Bukan Nabi Isa yang Disalib


Perdebatan panjang mengenai Nabi Isa ‘alaihissalam, atau dalam pandangan Kristen dinamakan “Yesus Sang Juru Selamat”, tidak sempat lekang ditelan bergulirnya era. Perdebatan itu bahkan tampaknya dapat kembali menguat seiring informasi ditemukannya kitab Injil berumur lebih dari 1.500 th.

Menurut website higherperspective.com yg dikutip web Inilah.com, Ahad (24/8/2014), dalam kitab Injil version Barnabas yg ditemukan itu terdapat pendapat bahwa Nabi Isa ‘alaihissalam atau Yesus, taksempat disalib. Yg disalib merupakanteman Nabi Isa yg berkhianat, yaitu Yudas Iskariot, atau dalam ajaran Islam dinamakanjuga sebagai “orang yg diserupakan bersama Nabi Isa ‘alaihissalam”, layaknya tercantum dalam Al-Qur’an surat An-Nisa ayat 157.

Injil Barnabas dikenal sbg Injil di luar Injil-injil kanonik yg direstui & diresmikan Vatikan, merupakan Injil-injil Matius, Markus, Lukas & Yohanes. Injil-injil yg direstui Vatikan ini tidak serupadgn Injil Barnabas.

Searahbersamahistoriyg dicatat Islam, Injil lanjut usia itu menyebutkan bahwa Yesus serentak diangkat ke surga, sementara Yudas bersama iradah Allah disamarkan maka menyerupai Yesus & disalibkan dalam prosesi sama sepertiyg diyakini sewaktu ini.

Bila ditelusuri terhadapweb barnabas.net, di BAB 112 terhadap Injil Barnabas dinyatakan bahwa Nabi Isa (Yesus) bercerita pada Barnabas, iadapat dibunuh. Tetapi, kata Nabi Isa, Allah dapat membawanya naik dari bumi. Sedangkan orang yg dibunuh sebenarnya yakniseseorang pengkhianat yg wajahnya diubah seperti Nabi Isa. &beberapa orangdapatyakin bahwa yg disalib itu ialah Nabi Isa.

”Tetapi Muhammad dapat datang… Rasul Allah yg suci,” kata Nabi Isa. Nama Nabi Muhammad pundinamakankepada Bab 136, 163, & 220. Seandainya dikaitkan antara mengisi Injil Barnabas dgninformasi dari higherperspective.com ygmenyebut bahwa yg disalib yakni Yudas, sehingga berarti ini yg disalib ialahrekan Nabi Isa ‘alaihissalam ygsudah berkhianat.

Kepada 28 Pebruari 2012 dulusudah diberitakan bahwa sudah ditemukan di Turki satu buah Injil berumur 1.500 thnyg menceritakan kehadiran Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Menteri Budaya & Pariwisata Turki terhadapdikala itu, Ertugul Gunay, menyampaikansearahdgn keyakinan Islam, Injil ini memperlakukan Yesus yang merupakan manusia, bukan “Tuhan”. Fakta ini, sekaligus menolak konsepide tritunggal & penyaliban Yesus.

“Penemuan terbesar ya Injil tersebut, yg ditaksir berharga 28 juta dollar AS,” catat higherperspective.com

Web ini posting, para ahli menegaskan bahwa Injil tersebut ori. Injil itu ditulis dgn tinta emas dalam bahasa Aramaic—bahasa ygdimanfaatkan Yesus.

Sumber : dakwatuna

No comments:

Post a Comment