Wednesday, September 2, 2015

Pocong Sampai Kuntianak Pernah Ditangkap Warga Mampang Jakarta Selatan


Kala tengah malam Jumat penduduk Jl Mampang Prapatan 17, RT 1 RW 2, Jakarta Selatan memusnahkan pocong. Pocong tersebut sudah meresahkan lantaran kerap mengganggu penduduk sampai satu bln lamanya.

Ustaz Surya, menopang tetangganya mengusir makhluk halus itu sesudah berusaha keras. Dgn dibantu penduduk & keluarga yg diganggu, hasilnya hantu tersebut sukses diringkus.

"Warga tidak sedikit yg datang disaat penangkapan, mereka perhatikan cahaya merah masuk ke dalam botol," kata Surya sembari menunjukkan botol tersebut.

Rupanya kejadian pocong tersebut bukan hantu mula-mula kali yg mengganggu penduduk. Sebanyak hantu lain sempat & kerap berkeliaran di wilayah mereka.

Berikut jajaran hantu yg berkeliaran di Mampang :

1.Pocong

Ustaz Surya sang penangkap pocong, mengaku telah menangkap si hantu yg berbentuk mungil pun terbalut kain putih itu 9 hri yg dulu, Selasa 21 Oktober. Dalam proses penangkapan, Ustaz Surya mengaku mengalami histori yg mengejutkan.

Sebelum tindakan penangkapan dilakukan, Ustaz Surya mengungkapkan, tetangganya itu telah nyaris sebulan mengalami kendala mistis dari si pocong. Bahkan, kata beliau, keluarga itu pernah meminta pertolongan ke salah satu kiai di Bogor.

"Penangkapan pekan tempo hari, hri Selasa. Awalnya keluarga ini mengeluhkan apa yg di alami nyaris sebulan ke aku. Dirinya diawal mulanya pernah berangkat ke kiai di Bogor tetapi masihlah saja diganggu," kata Ustaz Surya pada merdeka.com di rumahnya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (31/10) dini hri.

Ia bercerita, tak mudah menangkap makhluk halus tersebut. Karena, proses penangkapan pun mesti melibatkan pihak keluarga yg diganggu, contohnya bersama meringankan memegang botol utk kurungan si pocong.

"Awalnya nangkep hri Senin enggak dapet, tengah malam Selasa nya baru dapet," imbuh ia.
 2.Tuyul

Pagi ini, etika di Jl Mampang Prapatan 17, RT 1 RW 2, Jakarta Selatan, tidak seheboh tadi tengah malam kala Ustaz Surya memusnahkan pocong yg pada awal mulanya telah dibekuk sejak Selasa 21 Oktober dulu. Untuk masyarakat, kehadiran makhluk halus di perkampungan mereka yakni factor yg biasa.

"Udah biasa sama elemen yg kayak gitu. Lagian yg namanya setan kan benar-benar ada di dunia. Menjadi ya kejadian ini wajar-wajar aku," kata Mustofa (40), penjaga warung disekitar kawasan, Jumat (31/10).

Dirinya melanjutkan, disaat pemusnahan pocong seputar pukul 22.00 WIB tadi tengah malam, penduduk pula tidak semuanya melihat. Ketika bersamaan, ada kecelakaan di depan gang yg pun melakukan pencurian perhatian penduduk.

"Kebetulan tempo hari tengah malam ada kecelakaan di depan, menjadi penduduk ke depan seluruhnya, menjadi nggak rame-rame banget disaat pocong itu dimusnahkan," imbuhnya.

Dikatakan Mustofa, sekian banyak diwaktu dulu kampung mereka ada tuyul gentayangan. Tetapi cepat dibekuk maka masyarakat tidak lagi heboh & takut dgn kejadian penampilan pocong yg kali ini.

"Cuma keganggu, namun kita sih enggak heboh-heboh sangat," menurutnya.
3.Kuntilanak

Penangkapan & pemusnahan pocong di Mampang, Jakarta Selatan nyatanya tak menciptakan penduduk takut. hal tersebut dikarenakan masyarakat telah terbiasa bersama setan yg ada di wilayah mereka.

Herman, salah satu masyarakat menyampaikan, bila ada penduduk baru yg menetap tinggal di daerah mereka, tentu dapat didatangi sesosok hantu.

"Nah, seandainya ada penduduk baru tentu didatengin. Hantunya tentu duduk di genteng rumah orang baru itu. Hantunya cewek (kuntilanak) Istilahnya mah kenalan dahulu, namun dari lalu hingga sekarang ini belum ada yg pindah dikarenakan didatengin hantu," imbuh Herman.

Bahkan, menurut laki laki berkumis itu, masyarakat seputar tidak jarang menggandeng bercanda bila menonton sosok hantu wanita di daerah tersebut.

"Ngapain lo diatas situ," papar Herman menirukan kalau menonton kuntilanak. 

No comments:

Post a Comment